home | mail | citrix | contact us | site map | bahasa
 
Retail / Consumer Banking
Corporate Banking
Business Banking
Preferred Circle
Private Banking

High Light
Tips Mario teguh
02/02/2012

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan

Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan

Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.

Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan


Peningkatan Keamanan Kartu Kredit dengan Teknologi

Guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna kartu kredit dalam bertransaksi di tempat belanja, telah diimplementasikan teknologi Chip pada semua kartu kredit. Implementasi teknologi Chip akan mengubah metode bertransaksi bagi pengguna kartu kredit yang semula di-swipe atau digesek menjadi di-dip atau dimasukkan ke alat penerima transaksi kartu kredit atau lebih dikenal dengan Electronic Data Capture (EDC).

Kewajiban ini sebenarnya telah dicanangkan mulai akhir tahun 2005 dengan dikeluarkannya Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.7/52/PBI/2005 dan Surat Edaran Bank Indonesia (SE BI) No.7/60/DASP tanggal 30 Desember 2005 perihal Prinsip Perlindungan Nasabah dan Kehati-hatian, serta Peningkatan Keamanan Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu. Sejak saat itu seluruh pelaku industri kartu kredit sudah harus mempersiapkan penggantian seluruh kartu kredit yang semula menggunakan magnetic stripe diganti dengan berbasis chip. Tidak hanya itu, seluruh perangkat pendukung pemrosesan transaksi kartu kredit seperti mesin pembaca yang dipasang di merchant juga harus diganti sehingga agar dapat memproses kartu kredit yang telah menggunakan chip.

Penggunaan chip pada kartu kredit memungkinkan nasabah melakukan transaksi dengan lebih aman dan nyaman tanpa perasaaan khawatir akan digandakan datanya. Seperti kita ketahui, di masa lalu kartu kredit rawan akan kejahatan pemalsuan/penggandaan data, yang dikenal dengan istilah skimming dimana data yang tersimpan pada magnetic stripe digandakan melalui suatu alat yang disebut skimmer yang umumnya dipasang di EDC. Data yang sudah berhasil disimpan dalam skimmer kemudian dicetak ke dalam kartu yang lain (dipalsukan) untuk digunakan sebagaimana kartu aslinya. Hal ini menimbulkan kerugian yang cukup besar tidak hanya di sisi nasabah pemegang kartu kredit tapi juga industri kartu kredit secara keseluruhan. Jika kita tidak segera memberantas tindakan pemalsuan ini sudah barang tentu akan berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada industri kartu kredit, bahkan dapat menurunkan tingkat kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

Apa itu teknologi chip pada kartu kredit? Kartu kredit yang menggunakan chip adalah kartu yang dilengkapi dengan “integrated circuit” dengan menggunakan standar yang telah berlaku secara internasional di berbagai belahan dunia. Chip ini telah dilengkapi dengan microprocessor yang dapat menyimpan data dalam jumlah besar, memproses berbagai aplikasi dan mampu melakukan enkripsi dan otentifikasi data. Kelebihan inilah yang membuat chip unggul dibandingkan teknologi sebelumnya. “Penggunaan magnetic stripe sebelumnya bukan berarti tidak aman, keamanan yang telah didapat dari magnetic stripe lebih diperkuat dengan penggunaan teknologi chip”, ditegaskan oleh Bambang Karsono Adi, Board of Executive Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (BOE AKKI), dalam acara talk show di salah satu stasiun TV swasta.

Dalam proses implementasi chip ini, Bank Indonesia memberikan waktu yang cukup longgar kepada industri mengingat implementasi chip membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Namun sejak 1 Januari 2010, seluruh kartu kredit yang diterbitkan oleh penerbit di Indonesia sudah menggunakan chip.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran, Aribowo dalam acara yang dihadiri bersama BoE AKKI, Bambang Karsono Adi, ”Bagi para pemegang kartu yang kartu kreditnya belum memakai teknologi chip diharapkan segera meminta penggantian kartu kepada bank yang menerbitkan kartu kredit tersebut”.”Tidak ada pengenaan biaya bagi nasabah yang mengganti kartu kreditnya dengan teknologi chip, biaya sepenuhnya ditanggung bank penerbit masing-masing,” Bambang menambahkan.

Dengan digunakannya teknologi chip pada kartu kredit bukan berarti magnetic stripe yang ada pada kartu kredit selama ini menjadi tidak digunakan lagi. Pada kartu kredit yang sudah dilengkapi chip masih terdapat magnetic stripe mengingat kartu kredit ini merupakan instrumen pembayaran yang sifatnya universal, artinya, dapat digunakan di seluruh negara yang terdapat jaringan prinsipal kartu kredit seperti Visa International, MasterCard, dan Amex. Hal ini sangat relevan mengingat belum seluruh negara mengimplementasikan penggunaan chip pada kartu kredit, sehingga pemrosesan transaksi kartu kredit menggunakan magnetic stripe tetap dilakukan di negara yang belum menggunakan teknologi chip tersebut.

Khusus untuk transaksi kartu kredit di Indonesia, sejak diberlakukannya implementasi teknologi chip pada kartu kredit maka untuk kartu kredit yang diterbitkan oleh penerbit domestik hanya dapat diproses jika kartu kredit tersebut telah menggunakan chip. Sedangkan untuk kartu kredit asing (yang diterbitkan oleh penerbit luar negeri) masih dapat diproses meskipun kartu kredit tersebut masih menggunakan magnetic stripe, namun sepanjang kartu kredit tersebut telah menggunakan chip maka akan diproses berdasarkan teknologi chip.

Copyright © 2010. PT. Bank Kesejahteraan Ekonomi Updated : 06 Februari 2012 12:55:02 Total Visits : 6.393